Berasal dari 2 (dua) suku kata yaitu Batee dan Shoek yang mengandung arti Batee = Batu dan Shoek = tertusuk/tembus. Diperkirakan sekitar abad 16 Masehi, orang-orang dari daratan aceh sudah mulai berdatangan ke wilayah ini. Sebagian ada yang menetap dengan menggantungkan hidup pada hasil hutan dan bercocok tanam sehari-hari. Mereka menggantungkan hidup dengan menebang pohon serta mengolahnya menjadi kayu di wilayah hutan tersebut yang kemudian dijadikan lahan pertanian.